Tampilkan postingan dengan label Rumah. Tampilkan semua postingan

Jangan Sampai Salah Dalam Mendisain Rumah, Rumahpun Dapat Memasukan Penguninya Keneraka Atapun Ke surga.


rumah berpatung : islamedia.com

Rumah, sebagus apapun rumah jika didalamnya terdapat perhiasan ini, maka dapat memasukan penghuninya keneraka.

Rumah adalah tempat perlindungan dan beristirehat.Pastinya setiap orang inginkan ketenangan setiap kali berada di rumah. Dalam mencari ketenangan, tentu sahaja kita memerlukan rumah yg bersih tanpa wujudnya barang-barang yang boleh mendatangkan kemusyrikan kepada kita

Rasulullah SAW bersabda: “Empat perkara yang membawa kebahagiaan iaitu Isteri Solehah, Tempat tinggal yang luas, jiran yang baik dan Kenderaan yang selesa”. (Ibnu Hibban)

Manakala  Allah SWT  berfirman: ”Allah menjadikan utk kamu rumah2 kamu sebagai tempat yang menyenangkan” (Surah an-Nahl : 80)

Oleh itu, dalam menghias rumah, tidak harus wujudnya unsur-unsur berbentuk syirik seperti patung. Ini kerana, dlm mencari ketenangan, kita juga mengharapkan supaya Malaikat Rahmat masuk ke dalam rumah, kerana malaikat tidak akan masuk ke dlm rumah yang mengandungi patung.

Baca Juga : Karena Beratanya Hidup Dan Keadaan Lantas Berdoa Agar Cepat Mati, Ketahuilah Ini

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada patung”.(Bukhar dan Muslim)

Begitu juga dengan rumah-rumah yang dihiasi dengan gambar yang berbentuk lucah, wanita tidak berpakaian dan seumpamanya.

Kadang kala, terdapat rumah yang mempunyai kawasan yang luas dan pada zahirnya kelihatan tenang dan cantik tetapi malangnya tidak dimasuki Malaikat sebab wujudnya gambar-gambar berunsur kemaksiatan, patung-patung hiasan dan seumpamanya.

Cacatkan Angota Patung



Sekiranya terdapat perhiasan berbentuk patung di dalam rumah, maka hendaklah dicacatkan anggotanya seperti patahkan kepala patung tersebut atau yang sewaktu dengannya.

Ini berdasarkan sebuah hadis yang menceritakan tentang keengganan Jibrail a.s memasuki rumah Rasulullah SAW kerana di pintu rumahnya ada sebuah patung. Hari berikutnya pun Jibrail masih tidak mahu masuk, sehingga dia mengatakan kepada Nabi Muhammad:

“Perintahkanlah supaya memotong kepala patung itu”. Maka dipotonglah ia sehingga keadaannya menjadi seperti sepohon pokok” (Riwayat Abu Daud, Nasai dan Termizi dan Ibnu Hibban)

Dengan kecacatan tersebut, tiada kemungkinan patung itu akan diagung-agungkan. Bagaimanapun, patung-patung permainan yang digunakan oleh anak-anak perempuan dibolehkan dalam Islam kerana permainan sebegini ini sekurang-kurangnya boleh mengajar anak-anak untuk masa akn datang cara mendidik anak-anak mereka.

Perhiasan yang Dibenarkan dan yang Tidak Dibenarkan Dalam Islam
Menyentuh isu perhiasan yang dibolehkan dalam Islam, adalah seperti ayat-ayat suci al-Quran, pokok, gambar pemandangan dan benda yang tidak bernyawa.

Tidak salah dalam Islam membuat perhiasan daripada gambar berbentuk pemandangan laut, perkampungan, pohon di hutan, sungai dan sebagainya yang selari dengannya.

Cuma, yang tidak dibenarkan oleh Islam antaranya ialah gambar-gambar Artis yg memperagakan auratnya untuk tatapan umum atau gambar Orang Kafir (org bkn Islam) yang melakukan musyrik terhadap Allah SWT.

Islam tidak menggalakkan gambar-gambar seperti ini kerana ia melambangkan keagungan atau timbul perasaan memuja mereka.

Baca Juga : Meski Cara Lama, Trik Menangkap Tikus ini Jangan Diragukan Keampuhannya

Menggantungkan gambar-gambar Orang Alim dibenarkan sebab ia dilihat dari sudut ketokohan dan kelebihan ilmunya dan Islam juga mengharuskan gambar sebegini untuk dijadikan contoh.

Begitu juga dengan gambar-gambar keluarga atau haiwan yang diambil secara fotografi dibenarkan kerana boleh menjadi kenangan.

Siksaan Pada Hari Kiamat
Islam melarang perhiasan pinggan mangkuk yg diperbuat dari emas dan perak kerana bilamana adanya perhiasan sebegini di rumah, kemungkinan besar akn menimbulkan perasaan atau sifat sombong, riak dan ingin menunjuk-nunjuk kemewahan yang ada padanya.

Larangan ini adalah utk menjaga hati fakir miskin supaya tidak merasa rendah diri atau wujudnya perbezaan atau jurang yg berlebihan antara golongan kaya dan miskin.

Manakala bekas-bekas acuan kuih-muih yang berbentuk haiwan, ia dibolehkan kerana acuan-acuan ini akan dibuat dalam bentuk makanan yang akhirnya akan dimakan, tidak disimpan dan tidak kekal maka ia dibolehkan.

Begitu juga halnya dgn permaidani yang ada gambar binatang, tidak haram diletakan di dalam rumah sebab ia diletakkan di dalam kedudukan rendah. Permaidani akan dipijak dan ia akan tidak membayangkan ia diagungkan.

Islam juga mengingatkan, orang yang mengukir dan memahat patung akan menerima azab yang dahsyat pada hari kiamat.

Sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya orang yang paling berat seksaannya pada hari kiamat ialah orang yang membuat ukiran atau memahat patung ini. Dalam satu riwayat lain diterangkan: Orang yang menandingi kuasa ciptaan Allah”. (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis lain Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesiapa yang membuat patung, pada hari kiamat nanti dia akan dipaksa untuk meniupkan roh pada patungnya itu, pada hal dia selamanya tidak dapat meniupkan roh itu”. (Riwayat Bukhari )

Maksud hadis ini ialah, Allah SWT akan menyuruh orang yang membuat patung itu meniup roh sehingga boleh dan  ini tentu sahaja  merupakan satu seksaan dan penghinaan kerana bukan kerja manusia meniupkan roh.


Foto via youtube

Gampang banget, dijamin ampuh

Tikus kadang bandel, ngerti mau dijebak, jebakkannya dihindari. Sudah merusak semuanya bikin kesel pula, tapi jangan khawatir menangkap tikus dengan trik berusia 400 tahun dijamin ampuh tikus musnah.

Membasmi tikus yang berkeliaran di rumah memang sulit diatasi.

Meskipun sudah menggunakan racun pembasmi tikus, tapi tetap saja hewan mamalia itu kerap berkeliaran yang bisa membuat Anda merasa jijik.

Salah satu cara mudah untuk menangkap tikus adalah dengan membuat sebuah perangkap.

Baca juga : Begini Jadinya Jika Ibaratkan Rumah Cuman Sebagai Terminal

Namun yakin, Anda pasti tidak tahu bagaimana cara membuat perangkap tikus yang ampuh, kebanyakan perangkapnya memang agak ribet jika dibuat dengan tangan sendiri.

Tapi jangan khawatir, Anda boleh mencoba menggunakan perangkap tikus berusia ratusan tahun ini yang dinilai ampuh untuk menangkap tikus.

Sejak 400 tahun silam, perangkap tikus ini sering digunakan orang-orang untuk menangkap mamalia menjijikan itu.

Konsep perangkapnya juga sangat sederhana, Anda hanya perlu sebuah mangkuk dan sebuah tongkat kecil berbentuk melengkung.

Begini cara membuatnya seperti dikutip dari akun YouTube Shwan Woods:

Desain perangkap tikus berusia 400 tahun ini dijelaskan dalam sebuah buku karya Leonard Mascall pada tahun 1590.


YouTube Shwan Woods

Buku tersebut menjelaskan bagaimana sebuah tongkat kecil berbentuk melengkung di salah satu ujungnya, yang dijadikan penyanggah pada sebuah mangkuk untuk menjebak tikus.


YouTube Shwan Woods

Baca juga : Menggunakan Elpiji 3kg Bisa Menyeret Anda ke Neraka, Kalau Anda Seperti ini

Untuk menjebak tikus ke dalam mangkuk tersebut, tentu Anda harus menusukan makanan kesukaan tikus ke tongkat kecil yang menopang mangkuk (lihat gambar di bawah ini).


YouTube Shwan Woods

Ketika tikus mengambil makanan tersebut, otomatis tongkat kayu kecil itu akan lepas dan mangkuknya pun akan jatuh sehingga menjebak tikus yang masuk ke dalamnya.


YouTube Shwan Woods

Lihat video pembuatan dan review keampuhan triks menangkap tikus berikut ini : 


Bagaimana, cukup mudah untuk mengaplikasikannya bukan?


Foto ilustrsi rumah tangga yang tidak harmonis karena hanya ibaratkan rumah sebagai terminal, via kompasiana.com

Apasih fungsi rumah menurut Anda? 

Pasti semua juga sudah mengerti rumah itu pasti tempat kembalinya pulang dan beristirahat setelah lelah dan padatnya aktivitas, dan tempat berkumpulnya satu keluarga, tapi bagaimana jika salah seorang dalam keluarga menjadikan rumah ibarat terminal?

Bertemu keluarga di rumah pun salah satunya adalah obat untuk mencairkan pikirkan dan menghilangkan stres.

Bermain bersama anak atapun bermanja-manja dengan sang istri.

Baca juga : "kamu kan masih menyusui, kok hamil lagi, bahaya loh nanti ASImu jadi penyakit"

Makhluk hidup selalu merindukan rumah, burung mempunyai sarang yang dianyam dengan rasa cinta dan kasih; ikan mempunyai rumpun-rumpun karang laut tempat bermesraan yang aman; semut menggali lubang di tanah tempat menyelenggarakan kehidupan sosial mereka.

Begitu pula manusia selalu merindukan rumah, tempat saling memberi makna dan arti, tempat menyemai kasih sayang dan kehidupan yang baru, tempat sabar dan syukur bertemu.

Sayang, manusia sering kali menjadi terlalu cerdas menciptakan rumah-rumah model baru yang rapuh, kecerdasan yang hanya dipimpin oleh nafsu, kepintaran yang menipu.

Mereka membuat rumah rapuh, bahkan lebih rapuh dari anyaman laba-laba.

Mereka senang menghabiskan hari-harinya di kamar hotel, menghabiskan malam-malamnya di lantai-lantai diskotek, menghabiskan energi hidupnya di ruang kerja, tempat seminar, ruang lobi.

Tiba di rumah tinggal ampas, rasa capek yang mudah dituangkan dalam kemarahan.

Seorang ayah seringkali menjadikan rumah sebagai tempat melepaskan lelah setelah seharian bekerja.

“Ma, tolong anak-anak suruh diam. Papa capek bekerja seharian, ingin tidur,” kata seorang ayah. Kita pun sering mendengar perkataan. “Salah Mama kalau anak-anak jadi nakal. 

Papa bekerja seharian di kantor, tidak mempunyai waktu untuk tinggal di rumah, mengajari mereka, menanyakan apakah mereka sudah mengerjakan PR.

Sesampai di rumah, Papa capek ingin istirahat. Jangan bebani Papa dengan masalah rumah.”

Rumah sering kali hanya menjadi terminal, stasiun, atau bandara. Kita berhenti sejenak untuk kemudian meneruskan perjalanan.

Setelah capek duduk berjam-jam di bus dan kereta, atau setelah jenuh duduk di kursi pesawat.

Kita butuh tempat untuk istirahat guna memulihkan kondisi. Setelah tenaga kita pulih dan pikiran kita jadi segar kita akan pergi kembali.

Baca juga : Bun, Buat Anak Perempuanmu Senang Memakai Jilbab Cukup dengan Cara ini

Kalau kita berbicara hanya sekadar basa-basi, tidak akan membuat kita menjadi bagian yang sejati dari terminal, stasiun atau bandara.

Duduk memesan minuman dan makanan, dilayani dengan senyum menawan dari para pelayan.

Lalu kita pergi lagi. Mungkin esok akan kembali dan melakukan perbuatan yang hampir sama.

Seorang ayah setelah capek bekerja, pulang ke rumah guna menghilangkan capek; masuk ke ruang makan, mengharapkan istri duduk di seberang dengan senyum indah.

Anak-anak tertawa lucu. Kalaupun berbicara, hanya sekadar pemanis bibir saja.

Jika ada anak yang bermasalah di lingkungan sekitarnya atau di sekolah, sang ayah akan berkata, “Tolong Mama selesaikan, Papa besok kerja,” atau bahkan berkata, “Mama tidak bisa mendidik anak!” 

Setelah itu, sang ayah membenamkan diri di kamar, menghilangkan lelah di antara bantal dan guling.

Di tempat kerja seorang ayah bisa sangat perhatian terhadap anak buahnya tetapi di rumah menjadi sosok yang lain. 

Ia bisa berkata santun terhadap pelanggan wanita tetapi tidak bisa santun dan lembut terhadap istrinya.

Jangan jadikan lelah dan capek sebagai alasan untuk Anda bersikap acuh terhadap keluarga di rumah.

Jadikan rumah sebagai tempat kembalinya Anda pulang yang dimana rumah tersebut berada diposisi paling ternyaman dan dirindukan.

Ciptakan momen-momen hangat bersama keluarga, walau hanya sebentar, namun jika dilakukan rutin lambat-laun akan membangun keharmonisan dalam keluarga.

Rencanakan Family time untuk setiap bulannya 

Aturan Family Time

Ketika sudah memiliki waktu bersama anggota keluarga, hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk family time.

Dioptimalkan untuk membangun kebersamaan bersama seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu, ada beberapa “aturan” yang harus dipenuhi, agar tujuan family time ini tercapai.

1. Luangkan Waktu Bersama

Hal pertama yang harus dilakukan oleh semua anggota keluarga adalah, luangkan waktu bersama.

Di tengah kesibukan kerja orang tua, pada saat anak-anak tengah libur sekolah dan kuliah, pilih waktu luang yang bisa menyatukan semua anggota keluarga.

Jika sangat sulit untuk memiliki keluangan waktu yang sama, harus ada yang rela berkorban izin kerja atau izin dari kegiatan, demi bisa bersama-sama dengan keluarga.

Jadi memang harus meluangkan waktu, bukan menunggu waktu luang.

Baca juga : Kekeliruan Akad Nikah Menyandingkan Kedua Mempelai, Apa Benar Nikahnya Tidak Sah?

2. Jauhkan Gadget

Pada saat sudah memiliki waktu bersama, berkumpullah bersama seluruh anggota keluarga.

Aturan yang sangat penting untuk menciptakan family time adalah jauhkan gadget dari semua anggota keluarga.

Gadget telah merenggut perhatian yang membuat orang tua dan anak-anak memilih asyik sendiri-sendiri.

Gadget telah membuat semua bersifat egois dan individualis. Tidak peduli dengan orang lain, cenderung asyik dengan dunia masing-masing yang diciptakan oleh berbagai fitur ajaib dalam gadget.

Ini yang membuat tidak tercapainya tujuan family time, membuat tidak ada kebersamaan walaupun secara fisik mereka berada dalam satu tempat yang sama.

3.Putuskan Komunikasi dengan Pihak Luar

Aturan ketiga adalah putuskan komunikasi dengan pihak luar. Ketika sudah menyepakati family time, fokuskan untuk berkegiatan bersama keluarga.

Matikan handphone dan smartphone untuk waktu tertentu. Dengan cara ini, semua anggota keluarga fokus berkegiatan, bermain, berbicara, bercanda secara bersama.

Tidak terganggu oleh banyaknya lalu lintas panggilan telepon yang kadang memakan waktu lama.

Panggilan telepon, menjawab pesan di whatsApp, membalas SMS, melihat email dan lain-lain, bisa merusak suasana family time.

4. Lakukan Aktivitas Bersama

Optimalkan kesempatan bersama keluarga ketika sudah bisa meluangkan waktu bersama.

Jangan sia-siakan situasi emas dan mahal ini. Segera lakukan aktivitas bersama, baik yang sudah dirancang masak-masak sebelumnya, ataupun aktivitas spontan yang tercipta setelah berada di lokasi kegiatan.

Pilih aktivitas yang bisa dilakukan oleh seluruh anggota keluarga, sehingga semua ikut terlibat di dalamnya.

Jangan ada anggota keluarga yang ngambek dan memilih duduk sendirian, tanpa mau terlibat dalam kegiatan bersama anggota keluarga yang lain. Semua harus terlibat.

5. Ciptakan Keasyikan

Salah satu yang membuat semua anggota keluarga bisa terlibat adalah terciptanya suasana keasyikan.

Tertawa bersama, bercanda dengan leluasa, mengekspresikan keceriaan dengan tanpa beban, menjadi kunci keberhasilan kegiatan family time.

Jika suasana terbangun dengan asyik, maka akan membuat semua anggota keluarga senang terlibat dengan sukarela.

Namun jika pilihan kegiatannya menegangkan, menakutkan atau membuat ngeri, maka tidak semua bisa menikmati situasinya.

Hal ini menyebabkan tidak semua anggota keluarga bisa terlibat.

6.Jauhi Pertengkaran dan Konflik

Pada saat telah berkumpul bersama keluarga, jauhi hal-hal kecil yang bisa merusak kehangatan dan keceriaannya.

Misalnya soal makan siang di mana, kegiatan permainannya apa, pilihan tempat rekreasinya di mana, maupun kejadian kecil saat dalam perjalanan maupun sesampai di lokasi kegiatan, jangan membiarkannya menjadi pemicu keributan dan pertengkaran.

Kadang suasana family time rusak hanya karena hal-hal kecil yang sangat tidak esensial.

Sejak dalam perjalanan di kendaraan sudah muncul keributan, akhirnya terbawa hingga lokasi kegiatan. Ada anak yang ngambek karena marah atau tersinggung, jadinya rusaklah suasana kebersamaan.

MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.